Desak Presiden Republik Indonesia Untuk:
Hutan Indonesia seperti di Kalimantan, sang paru-paru dunia, kini meracuni rakyatnya sendiri. Di tengah ancaman El Niño dan krisis iklim yang memperparah kekeringan, karhutla makin tak terkendali. Jutaan anak dan keluarga dipaksa menghirup racun asap pemicu ISPA hingga kerusakan paru-paru. Menyelamatkan hutan Kalimantan bukan sekadar menjaga pohon, tapi menyelamatkan nyawa manusia dari ancaman sesak napas.
Tetapkan sebagai BENCANA NASIONAL! Pemerintah harus mengerahkan seluruh kekuatan "ALL OUT" untuk memadamkan api yang saat ini terus berkobar di lapangan. Rakyat tidak boleh terus dikorbankan demi keuntungan korporasi. Kami mendesak negara bertindak tegas: kerahkan personil dan armada secara maksimal, hukum berat pelaku pembakaran, cabut izin perusak lahan, serta jamin layanan kesehatan gratis bagi korban.
Menjelang KTT Iklim PBB (COP 31), kami memanggil solidaritas dunia untuk tidak tinggal diam saat krisis iklim membakar Kalimantan. Tanda tangani petisi ini sekarang! Satu suara Anda adalah wujud pembelaan atas hak mendasar rakyat Kalimantan untuk kembali bernapas lega.
Petisi Kepada: Presiden Republik Indonesia, dan Para Pemimpin Dunia untuk COP31
Hentikan Racun Asap Karhutla, Tetapkan Sebagai Bencana Nasional, Kembalikan Hak Bernapas Rakyat!
Hutan Indonesia seperti Kalimatan, Sumatera dan Papua yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia kini meracuni rakyatnya sendiri. Kombinasi berbahaya antara fenomena iklim El Niño dan krisis iklim global membuat musim kemarau melanda lebih kering dan panjang, memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang makin masif dan tak terkendali. Di balik kepulan asap tebal ini, ada krisis kemanusiaan yang terabaikan: jutaan warga, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan, dipaksa menghirup udara beracun berisiko tinggi pemicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, hingga kerusakan paru-paru permanen. Menyelamatkan hutan Kalimantan bukan lagi sekadar urusan menjaga kelestarian pohon, melainkan tindakan darurat untuk membebaskan rakyat dari ancaman keracunan udara yang terjadi berulang kali setiap tahun.
Rakyat tidak boleh terus-menerus dikorbankan demi kebiasaan buruk pembukaan lahan murah dan eksploitasi oleh korporasi yang tidak bertanggung jawab. Kami mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengerahkan seluruh kekuatan (full force) guna memadamkan api yang saat ini terus berkobar di lapangan.Tetapkan sebagai Bencana Nasional! Negara wajib hadir secara nyata melalui tindakan tegas dan terukur: kerahkan personel pertahanan, armada pemadam udara (water bombing), dan teknologi modifikasi cuaca secara maksimal, lakukan penegakan hukum dan sanksi berat cabut izin korporasi penyebab Karhutla, serta jamin akses dan biaya layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat yang terdampak kabut asap.
Bencana ini juga merupakan alarm keras bagi komunitas internasional. Menjelang KTT Iklim PBB (COP 31), kami memanggil solidaritas dunia untuk tidak tinggal diam saat salah satu benteng iklim terpenting di bumi terus terbakar. Negara-negara maju yang turut menikmati pasokan oksigen dan penyerapan karbon dari ekosistem hutan Kalimantan harus hadir memberikan dukungan konkret—baik dalam bentuk pendanaan iklim, teknologi penanganan bencana, maupun penghentian rantai pasok komoditas hasil deforestasi.
Mari bergandengan tangan untuk mengakhiri krisis ini. Tanda tangani dan sebarkan petisi ini sekarang! Satu suara Anda adalah pembelaan nyata atas hak mendasar rakyat Kalimantan dan Sumatera untuk kembali bernapas lega dan jaminan keselamatan bagi paru-paru dunia.